
Pejabat = Penjahat ? - Sepele memang,
rujukan dasar mengapa tersentak untuk kembali menulis di surat kabar. Sebuah view
yang seolah lumrah dalam kehidupan sosial di masyarakat. Pejabat, terbiasa di
dampingi Patwal dan diiringi antek-anteknya. Merinding bukan main, ketika suatu
waktu berpapasan dengan abringan pejabat tadi. Sudut mata saya tak salah
melihat seseorang bapak berdiri di tengah-tengah jalan. Tampaknya dia sedang
menunggu mobil-mobil plat merah habis dihadapannya, lantas dia melanjutkan
penyebrangannya. Saya bertanya dalam hati, kok rela ya si bapak mengunggu
sedemikian setia untuk menyebrang jalan, membiarkan mobil-mobil tersebut lewat,
lekas dia melanjutkan penyebrangannya. Jawab saya dalam hati “mungkin si bapak
tua (rakyat jelata) itu tidak ngeh, bahwa yang lewat sedemikian angkuh itu
memakai mobil miliknya.” Tapi kok aneh yang mengendarai dan yang menumpang di
dalam mobil nggak ngeh bahwa mobil yang ia tumpangi adalah mobil orang
yang ada di tengah jalan (si rakyat jelata itu).


